Senin, 24 Oktober 2011

Spring in London

                                      By: Dyan Pratiwi

“Sebenarnya aku tahu kau meneleponku”, kata Danny ringan, “dan aku minta maaf karena tidak sempat membalas teleponmu. “ Aku ingin kau tampil dalam video klip musikku” kata Jung Tae-Woo. “ Video maksudmu?” Danny berkata. Syuting akan dilakukkan di London, Kau model pria yang paling sempurna. Bahakan bagaimana menrutmu?
            Danny berkata mendesah pura-pura pasrah.”Apakah aku bukan pilihan yang lain?”
            “Secara pribadi, menurutku kau terlalu tampan untuk video musikku, “gurau Jung Tae-Woo. Tapi tenaglah, walaupun hanya punggumu atau bagian belakan kepalamu yang terlihat, seluruh Korea akan tahu bahwa Danny Jo yang membintanggi video klip music Jung Tae-Woo.
            Anna Jo, yang sedang melepaskan topi, menghentikan gerakannya dan menatap adiknya dengan heran, lalu tersenyum. Anna Jo yang tiga tahun lebih tua daripada Danny Jo. Wajah kedua kakak beradik itu tidak mirip.; tetepi mereka sama-sama memeiliki wajah menarik yang disukai fotografer, sama-sasmamemilki bentuk tubuh jangkung dan ramping yang disukai para perancang busana klien,sama-sama memilki kepandaian berbicara yang membuat mereka disenangi orang-orang.
            Ibu Danny Jo tidak menyetjui anakknya pergi syuting video klip, teapi dengan amata terpaksa ibunya pun menyetujui anaknya untuk syuting video klip.


London Inggris
Satu minggu kemudian

            Naomi Ishida membuka matanya yang terasa berat, lalu ia mengangkat tangan menutupi mata dan mengerang pelan.sinar matahari yang menembus jendela kamar tidur menyilukan matanya. Tidak biasanya langit kota London telihat tampak cerah, sepertinya musim semi yang ditunggu akan tiba.  Naomi menarik napas panjang-panjang dan seluruh tubuhnya yang masih lemas dengan semangat dimusim semi.  Ia berlari-lari ke pintu kamar tidyr dan membukannya dengan satu sentakan cepat, mengkagetkan kedua teman satu flatnya yang sedang duduk mengibrol di dapur, tepet diluar kamar tidurnya. “Apa yanag terjadi?” gadis bertubuh jangkung, berkacamata dan berambut merah panjang , yang seadan menggegam cangkir kopi dengan kedua tangan, menatap Naomi dengan alis terangjat heran . “Aku terlambat…” kata Naomi panic msanbilo berlari ke kamar mandi disamping dapur. “ Aku punya jadwal syuting video kilp hari ini”.Julie dan Chirstoper Scoot adalah teaman flat bersama Naomi Chris adalah lelaki bertato naga dan ular yang ada disepanjang lengan kanan, tetapi Chris tidak menyukai seorang perempuan.
            Empat puluh menit kemudian, Naomi sudah tiba di lokasi syuting untuk hari ini dan sudah duduk didalam tenda sementara yang didirikan di salah satu sudut Hyde Park, salah satu tempat terkenal di London, di dekat Serpentine Lake. Disekitarnya terlihat para staf prodiksi yang sibuk dengan tugas mereka masing-masing, bejalan cepat dari satu tempat ke tempat yang lain, mengangkut sesuatu memasang sesuatu dan saling berseru dengan Naomi dengan bahasa asing yang Naomi tidak tahu.
            Naomi menoleh ketempat peñata riasnya yang memperkeanalkan diri sebagai Yoon mengukurkan secangkir teh harum mengepul. Senyum Naomi mengembang . saat itu teringat ia belum sarapan dan perutnya tiba-tiba berbunyi pelan. Ia menerima the itu dan menyesapnya.
“Kau lapar? Tanya Yoon dengan bahasa Inggris yang masih dihiasi logat Korea. “Mau makan ini?”
            Naomi menatap sekotak donat yang disodorkan ke depan wajahnya. Gemuruh diperutnya makin kersa. “Terima kasih banyak. Kau benar penyelamatku”, katanya sambil mengambil sepotong donat berselimut cokelat. Seorang model memang seharusnya kurus, tetapi seorang model tidak seharusnya mati kelaparan.
            “Ngomong-ngomong kau sudah bertemu lawan mainnu dalam pembuatan syuting video music ini?” Tanya Yoon yang bulat dicermin. “belum. Aku belum pernah bertemu dengannya. Aku bahkan belum tahu namanya,” sahutnya
            Mta Yoon yang sipit langsung berbinar-bianr. “Jo In-Ho,” kata-katanya singkat. Ketika Naomi yang menatapnya dengan bertanya, ia melanjutkan , lawan mainmu. Namanya Jo In-Ho. Tapi dia lebih dikenal dengan Danny Jo”.
            Naomi berhenti menguyah donatnya.
            Naomi masih diam dan masih menunduk menatap the kental yang mengepul dalam cangkir.
            Tiba-tiba Yoon menepuk pundak Naomi, “Hei lihat itu dia!”
            Kepala Naomi berputar perlan dan matanya dan langsung menangkap sosok laki-laki berjaket abu-abuyan berdiri diluar tenda. Laki-laki itu melepaskan topinya dan menyapa orang-orang yang mengelilinginya dengan senyum lebar, berjabat tangan .
            “Ups! Hati-hati the mu tumpah sahut Yoon .
            Sebelum Naomi  membuka mulut lebar, Danny Jo cepat-cepat berkata kau adalah dalam video dalam music ini yang membuatku jatuh cinta dalam video music ini? Kau yang menjadi lawan mainkku bukan?
            Naomi mengembuskan napas lalu berkata “Ya”
            Danny tersenyum Danny Jo pun bejabat tangan dengan Naomi dan mereka pun berkenalan.
            Hari pertama syuting sangat melelahkan Naomi berkata , Naomi tersenyum dan mengangguk walaupun rasa lelah mulai terasa sakit menjalri ruling da n tubuhnya menggigil. Ditambah sepatu botnya kekecilan. Karena Naomi tetap bergeming , Danny meraih tangan Naomi, ingin membuatnya menerimanya menerima cangkir kertas yang disodorkan. Tetapi Naomi langsung tersentak dan secepat kilat menarik kembali tangannya. Selama beberapa detik tidak yang bergerak. Lalu Danny menghela nafas dan menempelakan cangkir kertas yang hangat itu ke tangan Naomi. “Ini minumlah. Kau akan merasa lebih baik”. Katanya ringan
            Akhirnya syuting 6  hari itu selesai juga.
            Setelah syuting benar-benar kelar atau sudah selesai Naomi pun memutuskan untuk pergi ke Jepang mengunjungi orangtuanya teatapi sebelum Naomi pergi ke Jepang Danny Jo pun mengutarakan cintanya kepada Naomi, tetapi  Naomi hanya menanggapi dengan senyuman .
            Setelah 2 bulan Naomi pergi ke Jepang ternyata semenjak Naomi ke Jepang Danny Jo mencari-cari keberadaan Naomi. Tetapi danny jo malah marah-marah ketika danny jo melihat Naomi jalan brdua dengan seorang laki-laki di Jepang , tetapi Naomi mengelak bahwa itu bukan dia . lalu siapa yang aku lihat apakah kau punya kembaran? Danny berkata . bukankah aku sudah mengatakan bahwa aku memiliki kembaran yang bernama Keiko. Berarti yang lalu aku lihat di jepang bukan kau Naomi ? “Ya” jawab Naomi  menunggu ku .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar